Jumat, 02 Februari 2018

Bahasa Indonesia : Teks Eksplanasi



A.  Pengertian Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi adalah suatu teks yang berisi tentang “mengapa” dan “bagaimana” fenomena alam dan fenomena sosial dapat terjadi.

B.  Struktur Teks Eksplanasi

      1.   Pernyataan Umum
Berisi statemen atau pernyataan umum tentang suatu topik yang akan dijelaskan proses keberadaannya, proses terbentuknya, proses terjadinya.

      2.   Urutan Sebab Akibat
Berisikan tentang detail penjelasan proses keberadaan atau proses terjadinya, yang disajikan secara urut dari awal sampai akhir.

      3.   Interpretasi
Berisi tentang kesimpulan atau pernyataan tentang topik atau proses yang dijelaskan.

C.  Ciri-Ciri Teks Eksplanasi
1.     Berisi pernyataan umum, urutan sebab akibat, dan interpretasi.
2.     Memuat informasi berdasarkan fakta (factual)
3.     Faktualnya memuat informasi yang bersifat ilmiah atau keilmuan.

D.  Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi
1.     Fokus pada hal umum (generic), bukan partisipan manusia (non human participant),
2.     Menggunakan istilah ilmiah,
3.     Lebih banyak menggunakan kata kerja,
4.     Menggunakan konjungsi waktu dan kausal,
5.     Menggunakan kalimat pasif,
6.     Untuk membuat justifikasi bahwa suatu yang diterangkan secara kausal itu benar adanya.

E.  Menetukan Pola Pengembangan Dalam Teks Eksplanasi

      1.   Pola Pengembangan Sebab – Akibat
Teks eksplanasi adalah teks yang bertujuan untuk menjawab pertanyaan “mengapa dan bagaimana”. Teks eksplanasi untuk menjawab kata Tanya “mengapa” digunakan untuk menjelaskan sebab akibat terjadinya sesuatu. Biasanya, pola pengembangan sebab akibat digunakan untuk menjelaskan fenomena sosial dalam teks eksplanasi.

      2.   Pola Pengembangan Proses
Teks eksplanasi dengan pengembangan proses, digunakan untuk menjawab pertanyaan “bagaimana” suatu fenomena terjadi. Pola pengembangan proses dapat digunakan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
-          Mengetahui perincian-perincian menyeluruh,
-          Membagi proses menurut tahapan-tahapan kejadian,
-          Menjelaskan setiap urutan kedalam detail-detail yang tegas, sehingga pembaca dapat melihat seluruh proses dengan jelas.

F.   Contoh Teks Eksplanasi

Gempa Aceh

Gempa daksyat pernah terjadi di Aceh, 26 Desember 2004, pada pukul 07.58 WIB. Pusat gempa terletak di sebelah barat aceh dengan kedalaman 10 km. bencana ini merupakan gempabumi terdahsyat dalam kurun 40 tahun terakhir. Dampak rusaknya meliputi Aceh, Sumatra Utara, Pantai Barat Semenanjung Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Sri Lanka, bahkan sampai Pantai Timur Afrika.
Gempa ini juga mengakibatkan gelombang laut setinggi 9 m. bencana ini merupakan kematian terbesar sepanjang sejarah. Indonesia, Sri Lanka, India, dan Thailand merupakan Negara dengan jumlah kematian terbesar.
Kekuatan gempa pada penghujung tahun 2004 itu mencapai 9.0 skala richter dangan korban tewas mencapai 283.100, 14.000 orang hilang dan 1.126.900 kehilangan tempat tinggal.
Di Indonesia, gempa menelan lebih dari 126.000 korban jiwa. Puluhan gedung hancur oleh gempa utama, terutama di Meulaboh dan Banda Aceh di ujung Sumatra. Di Banda Aceh, sekitar 50% dari semua bangunan rusak terkena tsunami. Namun, kebanyakan korban disebabkan oleh tsunami yang menghantam panta Barat Aceh dan Sumatra Utara.
Di Sri Lanka dikonfirmasikan 45.000 korban jiwa jatuh dan lebih dari 1 juta jiwa penduduk Negara ini terkena dampak gempa secara langsung. Di India, termasuk Kepulauan Andaman dan Nicobar diperkirakan menelan lebih dari 12.000 korban jiwa.
Di Thailand banyak juga wisatawan asing terkena bencana, terutama didaerah Phuket diperkirakan ada sekitar 4.500 korban jiwa. Bumi Jensen, cucu Raja Rama IX atau lebih dikenal dengan nama Bhumibol Adulyadej juga termasuk salah satu korban. Bhumi Jensen baru berusia 21 tahun.
Bahkan di Somalia, di benua Afrika ribuan kilometer dari Indonesia, dilaporkan jatuh lebih dari 100 korban jiwa. Akan tetapi, sebagian besar atau mungkin hampir semua dari mereka adalah para nelayan.
Gempa bumi dan Tsunami Aceh yang juga menghantam Thailand. Selain menempati posisi gempa berkekuatan terbesar kedua setelah gempa Chili 1960 yang mencapai 9.5 skala richter, gempa Aceh menempati peringkat pertama sebagai gempa dengan waktu (durasi) penyesaran yang paling lama, yaitu sekitar 10 menit. Gempa ini cukup besar untuk membuat seluruh bola bumi ikut bergetar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar