Sabtu, 27 Januari 2018

Sejarah: Perang Dunia I

A.  Pengertian Perang Dunia I

Perang Dunia I (PDI) adalah sebuah perang global terpusat di Eropa yang dimulai pada tanggal 28 Juli 1914 sampai 11 November 1918. Perang ini sering disebut Perang Dunia atau Perang Besar sejak terjadi sampai dimulainya Perang Dunia II pada tahun 1939. Perang ini melibatkan semua kekuatan besar dunia, yang terbagi menjadi dua aliansi bertentangan, yaitu Sekutu (berdasarkan Entente Tiga yang terdiri dari Britania Raya, Perancis, dan Rusia) dan Blok Sentral (terpusat pada Aliansi Tiga yang terdiri dari Jerman, Austria-Hongaria, dan Italia; namun saat Austria-Hongaria melakukan serangan sementara persekutuan ini bersifat defensive (Italia tidak ikut berperang). Kedua aliansi ini melakukan reorganisasi (Italia berada di pihak Sekutu) dan memperluas diri saat banyak negara ikut serta dalam perang. Lebih dari 70 juta tentara militer, termasuk 60 juta orang Eropa, dimobilisasi dalam salah satu perang terbesar dalam sejarah. Lebih dari 9 juta prajurit gugur, terutama akibat kemajuan teknologi yang meningkatkan tingkat mematikannya suatu senjata tanpa mempertimbangkan perbaikan perlindungan atau mobilitas. Perang Dunia I adalah konflik  paling mematikan keenam dalam sejarah dunia, sehingga membuka jalan untuk berbagai perubahan politik seperti revolusi di beberapa negara yang terlibat.

B.  Sebab – sebab Umum dan Sebab Khusus Perang Dunia I

      1.   Sebab – sebab Umum Perang Dunia I

            a.   Pertentangan Antar Negara
Pertentangan antar negara ini terjadi sebagai salah satu pengaruh dari Revolusi Industri. Salah satu akibat dari Revolusi Industri adalah timbulnya imperialisme modern yang menyebabkan adanya persaingan antar negara dalam memperebutkan daerah jajahan untuk dijadikan sumber bahan baku, daerah pemasaran, dan penanaman modal.

      b.   Timbulnya Politik Mencari Sekutu
Sebagai akibat dari persaingan dan pertentangan antar negara Eropa seperti tersebut di atas maka timbul keinginan mencari kawan. Dalam persaingan ini timbul dua persekutuan, yaitu Jerman, Austro Hongaria, dan Italia yang tergabung dalam Triple Alliance yang terkenal dengan nama "Negara Sentral". Kemudian, antara Inggris, Perancis, dan Rusia yang tergabung dalam Triple Entente yang terkenal dengan nama "Negara Sekutu". Timbulnya persekutuan ini menyebabkan negara-negara lain masuk dalam peperangan.

            c.   Adanya Perlombaan Persenjataan
Untuk memperkuat diri antar negara berusaha menciptakan senjata-senjata modern, atau membeli senjata-senjata modern dari negara industri. Masa ini sering juga disebut "masa damai bersenjata", Karena tidak terjadi perang meskipun terjadi perlombaan senjata.

            d.   Adanya Pergerakan Kebangsaan Rakyat di Semenanjung Balkan
Sebagian besar rakyat Balkan yang beragama Katolik berusaha melepaskan diri dari kekuasaan Turki Osmani yang beragama Islam. Pergerakan nasional ini dipelopori oleh gerakan Serbia.

      2.   Sebab Khusus Perang Dunia I
Dibunuhnya Putra Mahkota Austro Hongaria yang bernama Frans Ferdinand di Sarajevo oleh salah seorang serbia yang bernama Gabriel Princepe, saat melakukan latihan perang tanggal 28 Juni 1914. Ketika Austro Hongaria sedang mengadakan latihan perang di Bosnia dianggap oleh Serbia sebagai tindakan provokatif dan sebagai pameran kekuatan.

C.  Dampak – Dampak Perang Dunia II

      1.   Dalam Bidang Politik
-          Tenggelamnya 4 kekaisaran besar di Eropa menjadi negara-negara replubik, yaitu Jerman, Austria-Hongaria, Rusia, dan Turki.
-          Munculnya negara-negara baru, seperti Italia, Rumania, Polandia, Cekoslovakia, Kroasia, Yugoslavia, Hongaria, Irak, Iran, Yordania, Mesir, Arab Saudi, Syria (Suriah), Estonia, Latvia, dan Lithuania.
-          Lahirnya Liga Bangsa-Bangsa (atau disebut juga LBB) yang diprakasai oleh Presiden Amerika Serikat, Woodrow Wilson.
-          Munculnya paham fasis di Italia, Nazi di Jerman, nasionalisme di Turki, militer di Jepang, dan komunis di Rusia.
-          Austria-Hongaria terbagi menjadi beberapa negara pengganti, termasuk Austria, Hongaria, Cekoslovakia, dan Yugoslavia.

      2.   Dalam Bidang Ekonomi
-          Hancurnya sarana fisik dan nonfisik.
-          Hancurnya pusat-pusat industri di Eropa.
-          Rusaknya daerah pertanian yang mengakibatkan timbul kelaparan yang hebat di Rusia.
-          Terjadinya krisis Malaise pada tahun 1929, yakni krisis ekonomi dunia yang diawali hancurnya sektor-sektor ekonomi Amerika Serikat.
-          Hutang akibat peminjaman biaya perang, baik kepada rakyat maupun negara lain.
-          Terjadi pengangguran massal di Eropa.

      3.   Dalam Bidang Sosial
-          Perang Dunia I yang berlangsung selama 4 tahun, telah menelan banyak korban, baik yang tewas, luka-luka, ditahan, bahkan hilang.
-          Negara-negara Eropa banyak kehilangan pemuda.
-          Peranan perempuan meningkat menggantikan generasi muda yang gugur dalam perang.
-          Perang Dunia I membutuhkan perlengkapan sehingga mendorong produktivitas industri yang semakin besar.
-          Banyaknya korban meninggal terutama laki-laki telah menurunkan angka kelahiran dan populasi Prancis.
-          Di bentuknya League of Nations atau Liga Bangsa-Bangsa pada tahun 1919.
-          Terjadinya peleburan kelas sosial menuju pemerintahan yang lebih demokratis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar